Dari Ternate Menuju Doktoral, Arsitektur Unkhair Perkuat Kolaborasi Akademik Bersama Unhas
Gowa, 5 Agustus 2026 — Penguatan kualitas sumber daya dosen menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan Program Studi Sarjana Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Khairun (Unkhair). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) bersama Program Studi Doktor Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Kolaborasi ini membawa agenda yang sangat konkret: membuka dan memperkuat pelaksanaan pendidikan studi lanjut bagi dosen Program Studi Sarjana Arsitektur Unkhair melalui Program Doktor By Research pada Program Studi Doktor Arsitektur Fakultas Teknik Unhas Tahun 2026.
Penandatanganan Implementation Agreement dari pihak Universitas Khairun diwakili oleh Koordinator Program Studi Sarjana Arsitektur Fakultas Teknik Unkhair. Kesepakatan tersebut menjadi langkah nyata untuk mendorong peningkatan kualifikasi akademik dosen, sekaligus memperluas akses terhadap lingkungan riset dan pendidikan doktoral.

Bagi Arsitektur Unkhair, kerja sama ini bukan semata penandatanganan dokumen antarinstitusi. Di baliknya terdapat upaya jangka panjang untuk membangun program studi yang semakin kuat melalui dosen-dosen yang memiliki kapasitas penelitian, wawasan akademik, dan kualifikasi pendidikan yang terus berkembang. Skema Doktor By Research menjadi bagian penting dalam kerja sama ini. Dengan penelitian sebagai fokus utama, dosen memiliki kesempatan untuk memperdalam bidang keilmuan secara lebih intensif, mengembangkan gagasan riset, serta menghasilkan kontribusi ilmiah yang relevan dengan perkembangan arsitektur dan lingkungan binaan.
Dari peningkatan dosen, kembali kepada mahasiswa
Pengembangan dosen hingga jenjang doktor pada akhirnya tidak berhenti pada capaian gelar akademik. Pengetahuan, pengalaman penelitian, jejaring ilmiah, dan perkembangan keilmuan yang diperoleh diharapkan kembali ke ruang-ruang pembelajaran di Arsitektur Unkhair. Dampaknya dapat hadir melalui materi kuliah yang semakin aktual, penguatan pembelajaran studio, keterlibatan mahasiswa dalam penelitian, peningkatan publikasi ilmiah, hingga berkembangnya diskusi akademik yang lebih kaya di lingkungan program studi. Dengan demikian, investasi pada pendidikan dosen sekaligus menjadi investasi terhadap kualitas pengalaman belajar mahasiswa Arsitektur Unkhair.
Kolaborasi dengan Program Studi Doktor Arsitektur Unhas juga membuka peluang terbentuknya ekosistem akademik yang lebih luas. Selain studi lanjut, hubungan kedua program studi berpotensi berkembang melalui kolaborasi penelitian, publikasi bersama, seminar ilmiah, kuliah tamu, diskusi riset, hingga pengembangan berbagai kegiatan akademik lainnya.
Bagi Arsitektur Unkhair yang tumbuh di kawasan kepulauan Maluku Utara, penguatan jejaring tersebut menjadi semakin penting. Ternate dan wilayah sekitarnya menyimpan beragam isu yang dapat dikembangkan menjadi ruang penelitian arsitektur, mulai dari karakter lingkungan kepulauan dan pesisir, arsitektur lokal, kawasan perkotaan dan permukiman, perubahan iklim, hingga tantangan pembangunan di wilayah rawan bencana. Koneksi dengan lingkungan pendidikan doktoral di Unhas diharapkan memberikan kesempatan lebih luas bagi dosen Arsitektur Unkhair untuk membawa berbagai persoalan tersebut ke dalam kajian akademik dan penelitian yang lebih mendalam.
Membangun kekuatan akademik dari dalam
Penandatanganan IA ini menjadi bagian dari langkah Arsitektur Unkhair dalam membangun kekuatan program studi dari dalam: memperkuat dosen, menumbuhkan budaya riset, dan memperluas jejaring akademik nasional.
Melalui kolaborasi dengan Program Studi Doktor Arsitektur Fakultas Teknik Unhas, Prodi Sarjana Arsitektur Unkhair menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan tidak cukup hanya dilakukan melalui peningkatan kegiatan pembelajaran, tetapi juga melalui investasi berkelanjutan terhadap kualitas sumber daya manusianya.
Dari Ternate menuju jenjang doktoral, kolaborasi ini membawa satu semangat yang sama: dosen terus bertumbuh, riset semakin kuat, dan mahasiswa memperoleh pendidikan yang semakin berkualitas.
Bagi Arsitektur Unkhair, langkah ini bukanlah titik akhir sebuah kerja sama, melainkan awal dari perjalanan akademik yang lebih luas bersama Universitas Hasanuddin—membangun pengetahuan, memperkuat penelitian, dan menyiapkan sumber daya manusia arsitektur yang semakin unggul dan berdaya saing.